Ini Cara Backup Data dan File di HP Android, Lakukan Sebelum Terlambat!

Melakukan backup data dan file di ponsel android memang sangat penting. Tapi sebagian orang mengabaikan hal ini. Jadinya mereka sering kehilangan data dan file yang penting, kehilangan sms, kontak, dan lain lain.

Untuk menghindari hal ini, maka diperlukan backup secara berkala di ponsel Android mu. Tak ada yang tau jika suatu saat nanti data dan file di ponsel android bisa hilang dan terhapus.

Entah itu karena ganti ROM, factory reset, serangan malware, file tidak sengaja terhapus, ganti ponsel baru dan lain sebagainya.

Kamu mungkin sangat berhati-hati menjaga data dan file agar tetap aman, tapi yang namanya musibah, tak akan bisa ditolak, dan musibah akan tetap datang.

Jika kamu tidak siap, maka mimpi buruk itu menghapus semua game, foto, musik, video, kontak, sms, dan dokumen penting di ponsel mu.

Agar mimpi buruk itu tak terjadi, yang harus kamu lakukan sekarang juga adalah..

“Backup file di ponsel mu, amankan data agar tidak terhapus selamanya.”

Bagaimana cara mem-backup semua data di ponsel Android?

Dalam panduan ini saya akan menjelaskan beberapa metode dalam melakukan backup file, beberapa metode work untuk hp android yang belum diroot.

Baca sampai selesai jika ingin berhasil membackup seluruh data di hp android mu.

Download Game War of Rings Android

Backup Data di Android dengan “Google Backup”.

Cara ini memanfaatkan fitur Backup & Reset di menu settings. Semua ponsel Android memiliki fitur ini. Ini cara yang paling mudah jika ingin membackup password, preferensi, data aplikasi, dan lain lain.

File hasil backup nanti akan disinkronkan dengan akun Google, jadi jika kamu ingin memulihkan file tadi, login ke ponsel menggunakan akun Google yang kamu gunakan untuk melakukan backup.

Berikut ini caranya:

  • Masuk ke menu Settings » Personal » Backup & Reset
  • Selanjutnya aktifkan “Back up my data“.

Cara Backup Data di Android dengan Google Backup - 1

  • Lalu kembali ke menu Setting lalu pilih Personal » Account and Sync.
  • Kemudian login menggunakan akun Google yang kamu gunakan di ponsel android.
  • Lakukan proses sinkrokinasi dengan Google Backup.
  • Selanjutnya akan tampil daftar data yang bisa dibackup. Pilih yang perlu saja, atau semuanya jika ingin aman.

Cara Backup Data di Android dengan Google Backup - 2

  • Tunggu beberapa saat sampai proses sinkronisasi selesai.

Kelebihan cara ini, yaitu mudah dan tanpa ribet. Tak perlu akses root, tak perlu komputer/PC untuk melakukan backup.

Kekurangannya adalah, beberapa jenis file seperti film, game, foto dan musik tidak bisa dibackup.

Cara Backup Data & File dengan Aplikasi

Di Google Play terdapat ribuan aplikasi yang sangat berguna, terutama untuk urusan Backup data. Terdapat beberapa aplikasi yang recommended untuk melakukan backup data di android.

Saya akan membahasnya satu persatu di artikel ini. Biasanya aplikasi backup tidak membutuhkan akses root, tapi ada beberapa aplikasi backup yang hanya work untuk perangkat yang sudah diroot.

Backup Data Dengan Aplikasi Easy Backup & Restore

Aplikasi ini bisa membackup kontak, sms, mms, bookmark, kalender dan log panggilan. Aplikasi ini bisa kamu dapatkan secara gratis di Play Store.

Tapi perlu diingat bahwa aplikasi Easy Backup & Restore tidak bisa membackup musik, video, dokumen ataupun foto. Alternatifnya, gunakan PC/komputer untuk membackup file tersebut dan menyimpannya ke Flashdisk atau hard drive.

Berikut ini cara menggunakan aplikasi Easy Backup & Restore:

1. Pertama, download dulu aplikasinya di Play Store.
2. Install dan jalankan aplikasi. Kamu akan diminta untuk membuat backup. Pilih “Yes“.

Cara Backup Data di Android dengan Easy Backup - 1

3. Selanjutnya pilih data apa saja yang ingin kamu backup. Centang pada data yang ingin dibackup. Kemudian pilih OK.
4. Lalu pilih kokasi penyimpanan nya.

Cara Backup Data di Android dengan Easy Backup - 2

5. Jika kamu ingin membackup data ke layanan cloud seperti dropbox, gmail, one drive, dan sebagainya, kamu diharuskan melakukan Sign In terlebih dahulu ke akun. Jika kamu memilih SD Card, pilih folder penyimpanannya.
6. Tentukah nama file, atau nama file dibiarkan default juga tidak masalah.

Cara Backup Data di Android dengan Easy Backup - 3

7. Setelah itu pilih OK untuk melakukan backup. Tunggu beberapa saat sampai proses selesai, waktu proses tergantung besarnya data.

Jika hp android mu sudah diroot, maka kamu juga bisa membackup aplikasi beserta save data nya. Jika belum diroot, maka kamu hanya bisa membackup file apk nya saja.

Begini caranya membackup aplikasi dan datanya menggunakan Easy Backup & Restore:

  1. Buka aplikasi Easy Backup & Restore.
  2. Kemudian pilih Apps Tools.
  3. Selanjutnya akan muncul pemberitahuan yang intinya sudah saya jelaskan di atas, yaitu jika hp sudah diroot, maka bisa membackup aplikasi beserta datanya. Jika belum diroot, maka hanya bisa membackup file apk nya saja.
  4. Pilih OK untuk melanjutkan. Cara Backup Data di Android dengan Easy Backup - 4
  5. Setelah itu centang aplikasi apa saja yang ingin kamu backup.
  6. Selanjutnya pilih BACKUP.
  7. Tunggu beberapa saat sampai proses selesai.
  8. Silahkan cek di folder tempat kamu menyimpan hasil backupnya.

Jika kamu ingin memulihkan file/data, cukup buka aplikasi Easy Backup dan pilih Restore.

Memulihkan aplikasi yang telah dibackup sedikit berbeda caranya. Caranya buka aplikasi Easy Backup dan pilih Apps Tools dan pilih tab Archieved.

Pilih aplikasi mana saja yang ingin dipulihkan, dan pilih tombol Install.

Cara Backup Dengan Aplikasi Titanium Backup

Aplikasi Titanium Backup sudah terkenal keampuhannya dalam backup file dan data. Tapi tidak semua hp android bisa menggunakan Titanium Backup.

Hanya hp android yang sudah diroot saja yang bisa menikmati fitur yang dimiliki titanium backup. Aplikasi ini bisa membackup segalanya di ponsel android mu.

Kamu juga bisa melakukan penjadwalan backup secara otomatis dalam kurun waktu tertentu. Kamu juga bisa membackup aplikasi atau game saat sedang dibuka, selain itu juga bisa mentransfer file antara kartu memori dan telepon dengan mudah.

Nah, sekarang bagaimana cara menggunakan aplikasi ini? Simak caranya dibawah ini.

1. Pertama, download aplikasi Titanium Backup di Google Play.
2. Install dan jalankan. Pastikan hp android mu sudah diroot agar aplikasi ini bisa digunakan.

Pada tampilan awal saat pertama kali dibuka, kamu harus mengijinkan akses root dan membaca beberapa disclaimer. Seperti gambar dibawah ini.

Cara Backup Data di Android Dengan Titanium Backup - 1

3. Selanjutnya, pastikan kamu sudah mengaktifkan USB Debugging di android.

4. Untuk melakukan Backup, pilih tab Backup/Restore. Lalu akan tampil beberapa aplikasi yang bisa kamu backup. Jika ada tanda segitiga warna kuning di samping kanan aplikasi, itu berarti aplikasi tersebut belum dibackup.

5. Lalu klik Menu pada pojok kanan atas lalu pilih Batch Actions.

Cara Backup Data di Android Dengan Titanium Backup - 2

6. Nah, disini kita akan melihat beberapa pilihan backup. Jika kamu ingin membackup aplikasi, pilih “Backup all user apps“. Dan jika ingin membackup system data, pilih “Backup all System Data“.

Cara Backup Data di Android Dengan Titanium Backup - 3

Saya menyarankan agar kamu memilih Backup all user apps + system data, karena akan membackup semua data aplikasi dan sistem di ponsel mu.

7. Kemudian tentukan aplikasi mana yang ingin kamu backup. Jika sudah selesai, centang checklist yang ada di pojok kanan atas.

Cara Backup Data di Android Dengan Titanium Backup - 4

8. Tunggu sampai proses backup selesai. Lamanya waktu proses tergantung ukuran data yang dibackup. Jika aplikasi sudah dibackup, akan ada tanda centang dan icon smile di samping kanan aplikasi.

Nah, sampai disini kamu sudah bisa membackup seluruh data di android dengan titanium backup. Saya menyarankan agar file backup tadi kamu simpan di memory card atau komputer.

Cara Backup dengan Aplikasi Helium

Ini cara yang menurut saya paling bagus dan direkomendasikan, apalagi bagi kamu yang ponsel nya belum diroot. Karena aplikasi ini work untuk ponsel yang sudah diroot ataupun belum.

Dengan Helium, kamu bisa membackup aplikasi dan data ke SD card, Google Drive, DropBox ataupun Box. Helium juga mampu mensinkronkan data aplikasi antar ponsel android, walaupun sedang tidak berapa dalam jaringan yang sama.

Kamu juga bisa melakukan backup secara terjadwal menggunakan Helium. Fitur ini khusus untuk versi premium saja. Jadi jika kamu ingin menikmati semua keunggulan Helium, sebaiknya beli yang versi Premium di Play Store.

Dalam panduan kali ini, saya menggunakan Helium Premium, agar saya dapat menggunakan semua fitur Helium secara utuh dan agar hasilnya lebih powerfull.

Nah, sekarang bagaimana caranya agar kita bisa membackup aplikasi dan datanya dengan Helium? Saya sudah membuatkan panduannya dibawah ini.

Langkah #1
Pertama, Download Helium dari Google Play dan install.

Langkah #2
Buka aplikasi Helium. Jika hp kamu sudah diroot, maka akan diminta akses root, ijinkan saja. Perangkat yang belum diroot harus menghubungkan hp androidnya ke PC atau komputer dulu.

Jika kamu tidak punya komputer/PC, bisa pergi ke warnet atau pinjam milik teman. Berikut ini langkah-langkahnya (khusus untuk hp yang belum diroot):

  1. Download dan install dulu software Helium desktop installer di PC.
  2. Aktifkan USB Debugging di ponsel android.
  3. Buka software tersebut kemudian hubungkan perangkat android ke PC menggunakan USB, biasanya Helium meminta kamu untuk mengubah sambungan USB ke mode Camera (PTP).
  4. Ikuti panduan yang muncul di layar ponsel untuk mengaktifkan Helium.
  5. Jika kamu berhasil mengaktifkan Helium, maka di layar PC/Komputer akan muncul gambar seperti dibawah ini.

Cara Backup Data di Android Dengan Helium - 1

Dan pesan yang sama juga muncul di layar HP android. Sekarang kamu bisa memutuskan sambungan USB antara ponsel dengan PC.

Ingat! Jika kamu mematikan ponsel android, maka kamu harus menghubungkan ponsel ke PC lagi untuk mengaktifkan Helium (khusus hp non-root).

Langkah #3
Saat kamu membuka aplikasi Helium, maka akan ada dua tab: Backup dan Restore and Sync.

Tab “Backup” memungkinkan kamu untuk memilih aplikasi mana yang ingin dibackup dengan, centang aplikasi yang akan dibackup.

Cara Backup Data di Android Dengan Helium - 2

Jika kamu ingin membackup semua aplikasi, cukup swipe ke atas bar yang ada di bawah. Maka akan muncul menu seperti gambar dibawah ini:

Cara Backup Data di Android Dengan Helium - 3

Pilih Select All untuk mencentang semua aplikasi. Centang App Data Only (smaller backups) jika kamu memilih untuk membackup datanya saja. Tapi saat mengembalikan aplikasi nanti, kamu diharuskan untuk mendownload ulang file aplikasi tadi melalui Play Store.

Harap diingat bahwa tidak semua aplikasi bisa dibackup dengan Helium. Gulir ke bawah untuk melihat daftar aplikasi yang tidak bisa dibackup.

Langkah #4
Setelah menentukan aplikasi mana yang akan dibackup, sekarang saatnya menekan tombol Backup untuk membackup aplikasi tersebut.

Langkah #5
Kemudian pilih lokasi penyimpanan. Dan tunggu sampai proses backup selesai.

Cara Backup Data di Android Dengan Helium - 4

Nah, sekarang kamu sudah berhasil membackup aplikasinya. Sekarang bagaimana caranya memulihkan (restore) aplikasi yang sudah dibackup tadi?

Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Pilih tab Restore and Sync.
  • Karena saya tadi menyimpan file backup ke memori internal, maka saya memilih Internal Storage.
  • Akan muncul semua aplikasi yang tadi sudah dibackup. Pilih aplikasi yang ingin kamu restore dengan mencentangnya.
  • Setelah itu pilih Restore. Tunggu sampai proses restore selesai.

Backup Data Secara Manual dengan PC

Alangkah baiknya jika kamu memiliki komputer atau PC. Kamu bisa melakukan backup file, foto, video, musik, dokumen, dll ke komputer.

Cukup sambungkan ponsel android ke PC menggunakan USB. Pilih mode Storage (MTP), lalu pindahkan (salin) data-data yang ada di ponsel ke hard drive komputer/PC.

Penutup

Semoga salah satu metode diatas bisa membantu mu dalam membackup data-data penting di perangkat Android.

Apakah kamu mengalami kesulitas dalam menerapkan metode diatas? Jangan sungkan untuk berkomentar.

Kirimkan ke komentar bila kamu punya cara lain dalam membackup data selain cara yang sudah saya sampaikan diatas.

Share artikel ini jika menurut mu berguna.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *