Cara Flash Xiaomi Redmi 7A Dengan MiFlashTool (via Fastboot)

Cara Flash Redmi 7A – Apakah anda sedang mencari cara flashing hp Xiaomi Redmi 7A? Anda sudah berada di tempat yang tepat. Disini saya akan menjelaskan bagaimana langkah-langkah flashing yang mudah untuk diikuti bahkan oleh pemula sekalipun.

Jadi baca artikel ini sampai selesai, jangan di-skip ya.

Flashing merupakan cara ampuh untuk memperbaiki masalah dan error pada smartphone. Biasanya langkah flashing ditempuh jika masalah pada HP Xiaomi tidak kunjung teratasi saat diperbaiki dengan cara normal seperti hard reset hp Xiaomi, update via recovery atau cara lainnya.

Dengan melakukan flashing, maka bisa mengatasi masalah dan error pada HP Redmi 7A anda seperti..

  1. Redmi 7A bootloop.
  2. Redmi 7A mati total atau hardbrick.
  3. Redmi 7A terkena virus atau malware.
  4. Redmi 7A sering mengalami masalah aplikasi error atau aplikasi berhenti sendiri.
  5. Ingin melalukan upgrade atau ganti ROM.
  6. Dan lain sebagainya..

Ada 2 metode dalam flashing HP Xiaomi via PC. Cara yang pertama yaitu dengan flashing via fastboot, cara ini cukup mudah dan cepat jika HP anda sudah UBL.

Cara yang kedua yakni flashing via EDL (Test Point), cara kedua ini cenderung cukup sulit jika anda tidak terbiasa membongkar HP, jadi sangat tidak disarankan untuk pemula.

Nah dalam artikel ini saya akan menggunakan cara yang pertama, yakni flashing via Fastboot. Tentunya cara flashing ini membutuhkan PC untuk menjalankan software flashing Xiaomi, yakni MiFlashTool. Oke, saya pikir sudah cukup penjelasannya. Berikut ini simak tutorial flashing Xiaomi Redmi 7A via fastboot dengan MiFlashTool.

Cara Flash Xiaomi Redmi 7A via MiFlashTool

Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, flashing hp Xiaomi ini menggunakan metode fastboot. Jadi ada ada syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum memulai flashing. Apa saja syaratnya?

Syarat Flashing Redmi 7A

Syaratnya yaitu HP Xiaomi yang akan diflash via fastboot wajib UBL alias Unlock Bootloader.

Pasti anda bertanya-tanya, mengapa wajib Unlock Bootloader ? Karena ini flashing via fastboot menggunakan MiFlashTool, maka kita membutuhkan fitur fastboot, dan fitur tersebut hanya akan terbuka saat HP sudah UBL (Unlock Bootloader).

Lalu bagaimana cara mengecek apakah HP Xiaomi sudah UBL atau belum? Anda bisa membaca cara cek status bootloader Xiaomi ini.

Jangan sampai salah ya, terkadang ada HP Xiaomi yang status Bootloader nya Fake/Palsu. Biasanya ini terdapat pada HP Xiaomi distributor. Jadi harus benar-benar dicek apakah UBL nya asli atau tidak.

Untuk anda yang ingin tau cara melakukan UBL, anda bisa membaca Cara Unlock Bootloader (UBL) Xiaomi ini.

Persiapan Flashing Redmi 7A

  1. Siapkan Laptop atau PC atau Komputer Windows.
  2. Siapkan kabel USB original, jika tidak ada yg ori, usahakan cari kabel USB yang masih bagus.
  3. Download Software Mi Flash Tool v20190701
  4. Download Firmware/ROM Fastboot Redmi 7A – Pilih yang versi Global Stable. Saya sarankan untuk membuka lewat tampilan Desktop. Karena jika dibuka lewat tampilan Mobile, maka link download nya tidak akan muncul).
  5. Jika HP tidak mati total atau bootloop, saya menyarankan agar membackup data-data penting di HP, karena proses flashing ini akan menghapus seluruh data di memori internal Jika ada SD Card terpasang, sebaiknya dicabut agar data didalamnya juga tidak ikut terhapus.
  6. Cek daya baterai, dan pastikan daya baterai mencukupi, minimal 50%.

Langkah Flashing Xiaomi Redmi 7A

• Jika syarat sudah terpenuhi (HP sudah UBL), maka langkah selanjutnya yakni mendownload alat dan bahan di atas yang berupa MiFlashTool dan Firmware/ROM Fastboot Redmi 7A.

• Install software MiFlashTool di Laptop atau PC ataupun Komputer. Cara installnya sama seperti cara install software PC yang lain, jadi saya anggap anda sudah paham bagian ini.

• Karena MiFlashTool ini sudah satu paket dengan USB driver, maka nanti anda akan diminta untuk menginstall USB Driver juga, jadi jangan sampai lupa.

• Kemudian ekstrak ROM Fastboot Redmi 7A yang sudah didownload tadi.

• Langkah selanjutnya untuk flashing Redmi 7A yaitu membuka software MiFlashTool yang sudah diinstall tadi.

• Setelah itu beralih ke HP Xiaomi anda, matikan HP Redmi 7A anda.

• Lalu saat HP dalam keadaan mati tersebut, tekan tombol Power + Volume Bawah (-) secara bersamaan sampai muncul logo fastboot.

Cara Flash Xiaomi Redmi 7A via fastboot

• Kemudian, hubungkan HP Redmi 7A ke Laptop/PC/komputer dengan kabel USB yang sudah disiapkan pada langkah awal.

• Sekarang, tekan tombol “Refresh” pada MiFlashTool dan pastikan ponsel sudah terdeteksi, yang ditandai dengan munculnya angka dan nomor unik di kolom “Device“.

• Jika hp sudah terdeteksi, saatnya untuk memulai flashing HP Redmi 7A, caranya klik tombol “Select“, lalu arahkan ke path folder hasil ekstrak firmware Redmi 7A, dan klik “OK“.

Cara Flash Xiaomi Redmi 7A via miflashtool

Catatan: Karena ini flashing via fastboot, path yang dimasukkan adalah folder firmware nya. Jadi jangan kebablasan sampai folder “images” ya.

• Setelah itu perhatikan pada bagian bawah MiFlashTool, pilih opsi “Clean All“. Ini bertujuan agar sistem ponsel bersih seperti baru setelah diflash.

Cara Flash Redmi 7A bootloop mati total

• Kemudian tekan tombol “Refresh” lagi untuk memastikan semuanya aman. Dan terakhir, klik tombol “Flash” untuk memulai proses flashing. Tunggu 10-15 menit sampai proses flashing selesai.

• Setelah flashing HP Xiaomi Redmi 7A selesai, akan muncul tulisan “Success” pada kolom result, yang artinya flashing berhasil.

Cara Install Ulang Firmware Redmi 7A via PC

Sampai disini, proses flashing sudah selesai dan anda hanya tinggal menunggu HP reboot/restart secara otomatis. Selanjutnya setelah HP Redmi 7A anda hidup, yang perlu dilakukan selanjutnya hanyalah mensetting pengaturan dasar seperti Network, Region, Theme, Bahasa dan lain sebagainya.

Baca Juga:

Penutup

Nah demikianlah tutorial tentang cara flash Redmi 7A via MiFlashTool. Karena ini flashing menggunakan metode fastboot, jadi pastinya tidak sulit jika anda mengikuti langkah-langkahnya dengan benar.

Tapi bagaimana jika HP Xiaomi yang ingin diflash tapi kondisi bootloader nya masih terkunci / belum UBL? Sebenarnya ada cara nya, tapi caranya cukup beresiko karena flashing nya menggunakan metode Test Point (via EDL Mode) yang mengharuskan anda untuk membuka casing belakang HP.

Saya tidak membuat tutorial tersebut karena saya bukan ahlinya. Tapi jika anda penasaran, anda bisa menonton di Youtube, karena disana ada banyak panduan nya.

Nah, demikianlah tutorial flashing HP Xiaomi Redmi 7A ini, semoga artikel ini bisa bermanfaat dan membantu anda yang masih bingung dengan cara flash Redmi 7A.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *