Cara Mudah Flashing Xiaomi Redmi Note 8 via MiFlashTool

Sebenarnya, cara flash Redmi Note 8 bukanlah hal yang sulit. Umumnya, untuk melakukan flashing hp Xiaomi biasanya menggunakan software flashing yang secara resmi disediakan oleh pihak Xiaomi, nama alat flashing ini adalah MiFlashTool. Bagi anda yang sering flashing hp Xiaomi pasti sudah tidak asing lagi dengan software ini.

Untuk cara flash Xiaomi Redmi Note 8, caranya juga tidak berbeda jauh dengan cara flashing hp Xiaomi lainnya. Yang membedakan hanyalah firmware atau Fastboot ROM yang digunakan.

Seperti yang kita tahu, dengan melakukan flashing, masalah seperti Xiaomi Redmi Note 8 bootloop, mati total, hardbrick, lupa pola/PIN, hp terkena virus/malware dan masalah lainnya.

Flashing juga berguna untuk ganti ROM, misalnya ganti ROM dari ROM China ke ROM Global, untuk melakukan upgrade ROM, dan lain sebagainya.

Untuk metode flashing Xiaomi Redmi Note 8 sendiri, sebenarnya ada 2 macam metode flashing, yakni:

  1. Flashing via fastboot
  2. Flashing via Mode EDL/Test Point

Dalam artikel ini, saya hanya akan menjelaskan metode yang pertama, yakni cara flash Xiaomi Redmi Note 8 via Fastboot menggunakan MiFlashTool.

Kenapa bukan cara yang kedua? Flashing via mode EDL sangat beresiko, karena harus melakukan Test Point terlebih dahulu yang mengharuskan anda membongkar casing belakang HP. Jika anda bukan ahlinya, takutnya nanti malah terjadi kerusakan yang tidak diinginkan.

Maka dari itu flashing via Fastboot menjadi pilihan karena jauh lebih aman. Nah, sekarang anda bisa simak tutorial flashing Xiaomi Redmi Note 8 di bawah ini.

Cara Flash Xiaomi Redmi Note 8 via MiFlashTool

Sebelum memulai flashing, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dan beberapa persiapan yang harus dilakukan.

Syarat Flashing Xiaomi Redmi Note 8

Pastikan HP Xiaomi Redmi Note 8 anda harus sudah Unlock Bootloader (UBL) terlebih dahulu. Karena metode flashing ini via fastboot, maka HP Redmi Note 8 harus UBL agar fitur fastboot terbuka. Untuk mengecek apakah HP Xiaomi anda sudah UBL atau belum, silahkan baca Cara Cek Status Unlock Bootloader Xiaomi ini.

Jika HP Redmi Note 8 anda belum UBL, maka anda tidak bisa melanjutkan tutorial ini. Anda bisa membaca Cara Unlock Bootloader HP Xiaomi ini jika ingin melakukan UBL.

Persiapan Flashing Xiaomi Redmi Note 8

  1. Siapkan PC/Komputer Windows yang akan digunakan untuk flashing.
  2. Siapkan kabel USB original atau yang masih bagus.
  3. Download alat flashing MiFlashTool v20170425.
  4. Download ROM Fastboot Xiaomi Redmi Note 8. Pilih yang Redmi Note 8, jangan sampai salah ROM.
  5. Secara umum, MiFlashTool sudah memiliki driver bawaan, tapi jika HP tidak terdeteksi oleh MiFlashTool, download dan install driver ini: ADB Driver Installer v2.0.
  6. Pastikan daya baterai terisi minimal 50%.
  7. Jika HP masih bisa masuk ke menu (tidak bootloop/mati total), sebaiknya lakukan backup data HP, karena proses flshing akan menghapus seluruh data di memori internal.
  8. Pastikan untuk mengingat ID dan Password akun Mi, karena dalam banyak kasus, setelah flashing selesai akan dimintai ID dan Password akun MI untuk login ulang. Jika anda lupa, silahkan baca cara mengembalikan Akun Mi Yang Lupa Password ini.

Jika semua persiapan di atas sudah selesai, maka saatnya lanjut ke proses flashing.

Langkah Flashing Xiaomi Redmi Note 8

• Pertama, install MiFlashTool di PC/Komputer anda. Saya anggap anda sudah paham bagaimana cara instalasi software di PC, jadi saya tidak akan menjelaskan lebih banyak.

• Kemudian ekstrak Firmware/ROM Fastboot Redmi Note 8 yang sudah diunduh pada langkah persiapan tadi. Pastikan format file nya adalah “.tgz“. Jika formatnya “.gz” atau “.zip“, rename saja jadi “.tgz“.

• Selanjutnya matikan HP Redmi Note 8 anda, dalam keadaan mati, tekan tombol Volume Bawah (-) + Tombol Power secara bersama-sama sampai muncul logo fastboot seperti gambar di bawah ini.

Cara Flash Xiaomi Redmi Note 8 via fastboot

• Kemudian hubungkan HP ke PC/komputer menggunakan kabel USB yang masih bagus.

• Setelah itu buka software MiFlashTool yang sudah diinstall tadi. Tekan tombol “Refresh” untuk mengecek pada kolom “Device“, apakah HP sudah terdeteksi atau belum. Jika HP belum terdeteksi oleh MiFlashTool, coba install driver yang sudah saya sebutkan di langkah tersiapan di atas.

• Setelah memastikan bahwa HP Redmi Note 8 sudah terdeteksi oleh MiFlashTool, langkah selanjutnya adalah klik tombol “Select” lalu arahkan ke folder hasil ekstrak ROM Fastboot Redmi Note 8, dan klik “OK“.

Cara Flash Xiaomi Redmi Note 8 via miflashtool

 

Penting: Path yang dimasukkan hanya sampai folder firmware/ROM nya saja, jadi jangan kebablasan sampai folder “images” ya.

• Kemudian pada bagian bawah, pilih opsi “Clean All“. Lalu tekan “Refresh” lagi untuk mengecek apakah semuanya aman.

Cara Flash Redmi Note 8 bootloop

• Selanjutnya, klik tombol “Flash” untuk memulai flashing Redmi Note 8. Tunggu sampai proses flashing selesai. Biasanya memakan waktu 10-15 menit.

• Jika flashing berhasil, maka akan muncul notif “Success” pada kolom result.

Cara Flashing Redmi Note 8 lupa pola/PIN

Nah, selanjutnya HP Xiaomi anda akan restart/reboot secara otomatis. Setelah HP hidup, langkah terakhir yang perlu dilakukan adalah mensetting Bahasa, Network, Theme, dan lain-lain.

Demikianlah tutorial cara flash Xiaomi Redmi Note 8 via MiFlashTool. Semoga tutorial ini bisa membantu orang-orang yang masih awam tentang cara flashing hp Redmi Note 8. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *